Warning: Illegal string offset 'style' in /home/gkybsd/public_html/libraries/src/Helper/ModuleHelper.php on line 236

Warning: Illegal string offset 'style' in /home/gkybsd/public_html/libraries/src/Helper/ModuleHelper.php on line 253
WELCOME to GKY BSD - Gereja Kristus Yesus Jemaat BSD - Gereja yang Mulia & Misioner - Giat Kerja bagi Yesus, Bertumbuh, Setia & Dinamis - Kebaktian Natal Terang Lilin : King of Majesty (1)
  • Hubungi kami! 021 538 2274
  • Email kami! This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
 

Pembicara:
Pdt. Arlens Kauntu

Minggu, 24 Desember 2017

Merayakan Natal adalah merayakan keagungan King of Majesty, Sang Raja Kemuliaan.
Dia disebut Raja Kemuliaan karena Dialah yang mengatur jalannya sejarah. Sejarah (history) sesungguhnya adalah “His Story”; yaitu segala sesuatu tentang Dia, segala sesuatu mengenai semua yang dikerjakan-Nya.
Dalam tema Natal “King of Majesty” bagian pertama ini, ada dua poin penting:
  1. Superioritas Yesus Kristus
  2. Sentralitas Yesus Kristus
Superioritas Yesus Kristus
  1. Dalam kitab Yohanes 1:1, ditulis bahwa, “Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama Allah dan Firman itu adalah Allah.”
    Logos adalah Sang Firman, dan Logos itu telah menjadi manusia. Yesus Kristus yang dilahirkan sebagai manusia adalah Firman itu. Dia adalah Allah itu sendiri.
  2. Yesus Kristus adalah Sang Pencipta sebagaimana ditulis dalam Yohanes 1:3a, “Segala sesuatu dijadikan oleh Dia.” Hanya Allah yang menciptakan dari tiada menjadi ada.
  3. Yesus Kristus adalah sumber kehidupan (Yohanes 1:4).
  4. Yesus Kristus berkuasa atas alam semesta. Hal ini dapat dilihat sesuai dengan apa yang telah dikerjakan-Nya, misalkan: pohon ara tunduk kepada perintah-Nya, angin ribut dan badai tunduk, ikan-ikan tunduk (Lukas 5:5–6), bahkan maut pun tunduk kepada-Nya (Yohanes 11:43–44). Ia berkuasa atas maut sehingga orang mati dibangkitkan oleh-Nya.
Charles Swindoll mengatakan, bahwa peristiwa kelahiran Yesus ke dalam dunia bukan berarti Dia belum ada sebelum Ia lahir. Kelahiran-Nya adalah demi penggenapan karya-Nya yang di masa yang masih jauh sudah dinubuatkan. Ketika Ia bersoal jawab dengan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi; Yesus mengatakan bahwa Ia sudah ada sebelum Abraham ada, bahkan sebelum alam semesta ada, Yesus sudah ada.
Siapakah yang sudah ada sebelum alam semesta ada?
Sentralitas Yesus Kristus
Dalam surat Roma 11:36; dikatakan bahwa segala sesuatu dari Dia, oleh Dia, dan kepada Dia. Segala peristiwa yang terjadi di alam semesta ini, termasuk seluruh nubuatan para nabi akan tetap mengarah kepada satu peristiwa, yaitu karya Allah yang agung dimana Dia yang Mahakuasa harus turun ke dalam dunia untuk mencari orang berdosa dan menyelamatkannya. Itulah peristiwa Natal.
Charles Swindoll mengatakan, bahwa tanpa palungan tak ada bayi Kristus, dan tanpa Kristus tak ada Natal. Pusat dari perayaan Natal harusnya adalah Yesus Kristus. Tetapi di masa sekarang orang merayakan Natal tanpa Kristus. Orang ‘membuang’ Kristus di dalam perayaan Natal karena lebih mementingkan acara. Natal disiapkan dan dirayakan secara besar-besaran, menguras tenaga dan dana, tetapi kehilangan substansi.
Dalam banyak perayaan Natal yang diadakan, kesibukan mempersiapkan acara Natal telah mengalihkan perhatian dan fokus kita dari Tuhan. Kita merayakan kelahiran-Nya tetapi Dia yang menjadi pihak yang harusnya mendapat tempat terhormat malah tidak ada.
Dalam peristiwa kunjungan Yesus ke Betania di rumah Maria dan Marta, Yesus tidak mempersalahkan salah satunya. Ia tidak mempersalahkan Marta yang sibuk melayani, tetapi Ia memberikan penekanan bahwa bagian yang terbaik adalah duduk diam dekat kaki-Nya dan mendengarkan perkataan-Nya. Itulah yang dipilih oleh Maria. Sedangkan Marta melelahkan dirinya sendiri dan tenggelam dalam kesibukan sehingga ia tidak memperoleh bagian terbaik.
Sangat rugi jika kita melewatkan bagian terbaik, tetapi ironisnya banyak orang Kristen tidak menyadarinya dan merasa telah melakukan yang terbaik dengan kesibukannya.
Christianity is not a religion, but a relation with God.
 

(Disarikan oleh Titus Jonathan)

Mazmur 24:7-10

 

24:7   Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

24:8
 
"Siapakah itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN, perkasa dalam peperangan!"

24:9
 
Angkatlah kepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yang berabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan!

24:10
 
"Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan?" "TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan!"

Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia (c) LAI 1974

Menjadi Gereja yang Mulia dan Misioner

GKY BSD

Giat Kerja Bagi Yesus Bertumbuh Setia & Dinamis

2016: Memenangkan, Memuridkan, Mengutus (3M) • 2017: Gereja yang Menjadi dan Menjadikan Murid • 2018: Diperlengkapi sebagai Murid Kristus

Acara Gerejawi

Tema 2018