• Hubungi kami! 021 538 2274
  • Email kami! This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
 

Pembicara:
GI. Edy Gurning

Minggu, 26 Maret 2017

Bacaan Alkitab pada bagian ini dimulai dengan dua pertanyaan dari murid-murid Yesus Kristus tentang kapan akhir zaman akan terjadi dan kapan Anak Manusia akan datang untuk kedua kali.
Yesus tidak menjawab tentang waktunya. Dia memberi jawaban yang lebih penting; yaitu tentang akan terjadinya penyesatan, peperangan, kelaparan, gempa bumi, penyiksaan, dan penderitaan menjelang akhir zaman. Dan Injil akan diberitakan di seluruh dunia sebelum hari penghakiman terjadi.  
Petrus mencatat pada akhir zaman juga akan ada pengejek-pengejek; orang-orang yang semula menjadi pengikut Kristus tetapi kemudian jadi ragu dan bahkan menjadi pengejek-pengejek bagi para pengikut Kristus.
Friedrich Nietzsche, setelah menjadi ateis, dan membenci kekristenan; menganggap pengajaran tentang Yesus hanya sekedar imajinasi untuk memberi hiburan di tengah penindasan. Dia menganggap kekristenan hanya untuk orang-orang yang lemah.
Sepanjang sejarah, ada orang-orang yang sangat terobsesi dengan akhir zaman. Orang-orang yang mencari jawaban tentang Harmagedon/kiamat dan tanda-tanda yang akan menyertainya. Begitu ada gunung meletus, kadang sudah dikaitkan dengan akhir zaman. Bahkan ada yang mengotak-atik ayat-ayat Alkitab karena menganggap ada kode-kode rahasia kapan akhir zaman akan terjadi.
Harold Camping (1912–2013) dari Amerika, setelah mengotak- atik ayat-ayat Alkitab, memproklamirkan hari penghakiman akan terjadi pada 21 Mei 2011. Ketika ternyata tidak terjadi, dia bukannya bertobat tetapi merevisi menjadi 21 Oktober 2011. Ternyata tidak juga terjadi, bahkan hingga dia meninggal tahun 2013.
Mangapin Sibuea–pemimpin sekte Pondok Nabi di Bandung–juga pernah meramal Tuhan Yesus akan datang kembali 10 November 2003 pada jam 15.00 WIB. Banyak jemaatnya, termasuk sejumlah kalangan intelektual, bahkan sempat menjual harta bendanya karena percaya akhir zaman segera tiba. Ternyata pada tanggal itu dia bukan diangkat ke surga tetapi ke atas truk ke kantor polisi untuk menghindari terjadinya kerusuhan.
Yesus sudah jelas-jelas mengatakan bahwa hari dan saat terjadinya akhir zaman itu tidak ada yang tahu. Ketika Injil sudah diberitakan ke semua bangsa, barulah saatnya akan tiba. Di dunia ada 13.000 suku bangsa dan sejauh ini tingggal 1.500 suku–sekitar 11 persen–saja yang belum mendengar berita Injil. Sejauh ini telah terjadi proses percepatan pemberitaan Injil kepada suku-suku yang masih belum terjangkau.
Kedua pertanyaan murid-murid itu bukanlah hal yang penting. Yang lebih penting–menurut Yesus–adalah bagaimana kita memberi tanggapan terhadap hari penghakiman ini: yaitu dengan berjaga-jaga, hidup benar, dan menyiapkan diri agar kita siap sedia jika saatnya tiba.
Nuh diselamatkan karena dia hidup benar dan tidak bercacat di hadapan Allah. Begitu juga kita dipanggil untuk berjaga-jaga dan melayani sesama, apalagi mereka yang dipandang hina ... dan bukannya justru mengeksploitasi mereka.
Sudah saatnya kita tidak sibuk dengan diri sendiri dan lupa berjaga-jaga untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus. Jika saatnya tiba, akan banyak murid-murid palsu yang dipisahkan dari murid-murid sejati yang telah hidup benar dan setia melayani sesama.
John Wesley pernah berkata akan ada tiga kejutan: orang-orang yang kita duga akan masuk surga ternyata tidak masuk, orang-orang yang tidak diduga justru masuk, dan bisa jadi kita sendiri justru tidak masuk.
Waspadalah ... hanya orang-orang yang berjaga-jaga dan siap sedia yang akan diselamatkan oleh Tuhan. Hanya mereka yang memiliki hal yang baru, hidup benar, dan setia memakai talenta-talentanya untuk melayani sesama yang akan diangkat ke surga saat Kristus datang untuk kedua kali.
Musa memilih menjalani hidup penuh kesulitan bersama Tuhan daripada menikmati harta berlimpah di istana Firaun. Paulus menguasai dirinya dan menjauhkan diri dari dosa agar memperoleh ‘mahkota abadi’. Dorkas–janda yang mempunyai kemampuan menjahit pakaian–dengan setia melayani orang lain melalui talenta yang dia miliki.
Charles Thomas Studd (1860–1931) awalnya tidak percaya pada Kristus. Bapaknya yang saleh mengundang seorang pengkhotbah dan Charles akhirnya bertobat. Ketika ayahnya meninggal, Charles mendapat warisan cukup besar. Tetapi, dia memutuskan menyumbangkan hampir seluruh warisannya untuk pekerjaan Tuhan; seperti mendukung pelayanan D.L. Moody, George Muller, dan Salvation Army/Bala Keselamatan.
Dengan sisa warisan yang terbatas, Charles menjadi misionaris dan pergi memberitakan Injil keselamatan hingga ke China, India, Sudan, dan Kongo. Dia terserang penyakit dan meninggal di Afrika pada usia tujuh puluh tahun. Apakah jalan hidup yang dipilih Charles Studd suatu kebodohan?
Charles yang semula pemain kriket, ketika kakaknya George sakit antara hidup dan mati, bertanya-tanya tentang makna hidup, “What is all the fame and flattery worth ... when a man come to face eternity?
Dia akhirnya memutuskan melayani Tuhan sebagai misionaris. Satu bagian dari salah satu puisi karangannya menggambarkan pandangannya atas kehidupan:
Only one life, yes only one,
Soon will its fleeting hours be done;
Then, in 'that day' my Lord to meet,
And stand before His Judgement seat;
Only one life, 'twill soon be past,
Only what's done for Christ will last.
Yang bernilai kekal dari hidup kita yang singkat di dunia adalah apa yang kita lakukan bagi Tuhan.
Jim Elliot (1927–1956), seorang martir bagi Kristus, menyatakan, “He is no fool who gives what he can’t keep to gain what he can’t lose.
Musa, Paulus, Dorkas, C.T. Studd, dan Jim Elliot bukanlah orang-orang bodoh. Mereka adalah orang-orang bijak yang telah memakai talenta, sumber daya dan seluruh hidupnya untuk memberitakan Injil dan melayani sesama. Mereka memilih meraih anugerah kekekalan bersama Tuhan.
 

(Disarikan oleh Hendro Suwito)

Matius 24:3-47

 

24:3
 
Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"

24:4
 
Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya jangan ada orang yang menyesatkan kamu!

24:5
 
Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.

24:6
 
Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang. Namun berawas-awaslah jangan kamu gelisah; sebab semuanya itu harus terjadi, tetapi itu belum kesudahannya.

24:7
 
Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan. Akan ada kelaparan dan gempa bumi di berbagai tempat.

24:8
 
Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.

24:9
 
Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena nama-Ku,

24:10
 
dan banyak orang akan murtad dan mereka akan saling menyerahkan dan saling membenci.

24:11
 
Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.

24:12
 
Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

24:13
 
Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat.

24:14
 
Dan Injil Kerajaan ini akan diberitakan di seluruh dunia menjadi kesaksian bagi semua bangsa, sesudah itu barulah tiba kesudahannya."

24:15
 
"Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel--para pembaca hendaklah memperhatikannya--

24:16
 
maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.

24:17
 
Orang yang sedang di peranginan di atas rumah janganlah ia turun untuk mengambil barang-barang dari rumahnya,

24:18
 
dan orang yang sedang di ladang janganlah ia kembali untuk mengambil pakaiannya.

24:19
 
Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.

24:20
 
Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.

24:21
 
Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan yang dahsyat seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.

24:22
 
Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.

24:23
 
Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: Lihat, Mesias ada di sini, atau Mesias ada di sana, jangan kamu percaya.

24:24
 
Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.

24:25
 
Camkanlah, Aku sudah mengatakannya terlebih dahulu kepadamu.

24:26
 
Jadi, apabila orang berkata kepadamu: Lihat, Ia ada di padang gurun, janganlah kamu pergi ke situ; atau: Lihat, Ia ada di dalam bilik, janganlah kamu percaya.

24:27
 
Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.

24:28
 
Di mana ada bangkai, di situ burung nazar berkerumun."

24:29
 
"Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.

24:30
 
Pada waktu itu akan tampak tanda Anak Manusia di langit dan semua bangsa di bumi akan meratap dan mereka akan melihat Anak Manusia itu datang di atas awan-awan di langit dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.

24:31
 
Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikat-Nya dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain.

24:32
 
Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.

24:33
 
Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.

24:34
 
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi.

24:35
 
Langit dan bumi akan berlalu, tetapi perkataan-Ku tidak akan berlalu.

24:36
 
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri."

24:37
 
"Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.

24:38
 
Sebab sebagaimana mereka pada zaman sebelum air bah itu makan dan minum, kawin dan mengawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera,

24:39
 
dan mereka tidak tahu akan sesuatu, sebelum air bah itu datang dan melenyapkan mereka semua, demikian pulalah halnya kelak pada kedatangan Anak Manusia.

24:40
 
Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan;

24:41
 
kalau ada dua orang perempuan sedang memutar batu kilangan, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.

24:42
 
Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu pada hari mana Tuhanmu datang.

24:43
 
Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan datang, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.

24:44
 
Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga."

24:45
 
"Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?

24:46
 
Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.

24:47
 
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.

Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia (c) LAI 1974

Menjadi Gereja yang Mulia dan Misioner

GKY BSD

Giat Kerja Bagi Yesus Bertumbuh Setia & Dinamis

Memenangkan, Memuridkan, Mengutus (3M)

Acara Gerejawi

Tema 2017