• Hubungi kami! 021 538 2274
  • Email kami! This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Kepada Allah Aku Percaya, Aku Tidak Takut

Minggu, 12 November 2017

Dalam hidup kita, baik kehidupan pribadi maupun pekerjaan, adakalanya kita menjumpai orang-orang jahat yang terus membuat masalah dengan kita. Mereka berusaha mengacau atau menghancurkan hidup kita. Bagaimana—sebagai anak-anak Allah—kita menghadapi keadaan seperti itu?
Mazmur 56 yang kita baca hari ini adalah doa dan perenungan Daud setelah terlepas dari tangan Akhis, raja orang Filistin di kota Gat (1 Samuel 21:12). Daud memohon belas kasihan Tuhan sebab musuh-musuhnya menginjak-injak (mengepung, menekan, menghimpit) dan memeranginya sepanjang hari. Mereka mengawasi, mengintip, dan senantiasa bermaksud jahat kepadanya. Di tengah ketakutannya, Daud memilih untuk mempercayai Tuhan, mempercayai janji firman-Nya, sehingga ketakutannya hilang. Daud yakin bahwa Tuhan, yang mengetahui kesengsaraan dan air matanya, akan memihak kepadanya dan meluputkannya dari bahaya maut, saat ia berseru kepada-Nya, sehingga ia akan melaksanakan nazar dan membayar korban syukur dengan penuh sukacita kepada Tuhan.
Dalam kehidupan kita, mungkin saja kita dikelilingi oleh orang yang tidak takut akan Tuhan dan yang terus mencari masalah dengan kita, menyusahkan kita, bahkan mencari-cari kelemahan dan kesalahan kita dengan tujuan menghancurkan kita. Marilah kita memilih untuk mempercayai Tuhan! Marilah kita mempercayai fiman-Nya! Saat kita takut, ingatlah janji firman-Nya! Ingatlah janji penyertaan-Nya (Matius 28:20, Ibrani 13:5b)! Hiduplah dengan benar di hadapanNya sehingga kita bisa melangkah dengan penuh kepercayaan dan keberanian! Jika Allah di pihak kita, kita bisa berkata, “Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?” [SS]
 

“Kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?”

Mazmur 56:5

Mazmur 56

56:1   Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Merpati di pohon-pohon tarbantin yang jauh. Miktam dari Daud, ketika orang Filistin menangkap dia di Gat. (56-2) Kasihanilah aku, ya Allah, sebab orang-orang menginjak-injak aku, sepanjang hari orang memerangi dan mengimpit aku!

56:2
 
(56-3) Seteru-seteruku menginjak-injak aku sepanjang hari, bahkan banyak orang yang memerangi aku dengan sombong.

56:3
 
(56-4) Waktu aku takut, aku ini percaya kepada-Mu;

56:4
 
(56-5) kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

56:5
 
(56-6) Sepanjang hari mereka mengacaukan perkaraku; mereka senantiasa bermaksud jahat terhadap aku.

56:6
 
(56-7) Mereka mau menyerbu, mereka mengintip, mengamat-amati langkahku, seperti orang-orang yang ingin mencabut nyawaku.

56:7
 
(56-8) Apakah mereka dapat luput dengan kejahatan mereka? Runtuhkanlah bangsa-bangsa dengan murka-Mu, ya Allah!

56:8
 
(56-9) Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan?

56:9
 
(56-10) Maka musuhku akan mundur pada waktu aku berseru; aku yakin, bahwa Allah memihak kepadaku.

56:10
 
(56-11) Kepada Allah, firman-Nya kupuji, kepada TUHAN, firman-Nya kupuji,

56:11
 
(56-12) kepada Allah aku percaya, aku tidak takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?

56:12
 
(56-13) Nazarku kepada-Mu, ya Allah, akan kulaksanakan, dan korban syukur akan kubayar kepada-Mu.

56:13
 
(56-14) Sebab Engkau telah meluputkan aku dari pada maut, bahkan menjaga kakiku, sehingga tidak tersandung; maka aku boleh berjalan di hadapan Allah dalam cahaya kehidupan.

 

Mazmur 57

57:1   Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Jangan memusnahkan. Miktam Dari Daud, ketika ia lari dari pada Saul, ke dalam gua. (57-2) Kasihanilah aku, ya Allah, kasihanilah aku, sebab kepada-Mulah jiwaku berlindung; dalam naungan sayap-Mu aku akan berlindung, sampai berlalu penghancuran itu.

57:2
 
(57-3) Aku berseru kepada Allah, Yang Mahatinggi, kepada Allah yang menyelesaikannya bagiku.

57:3
 
(57-4) Kiranya Ia mengirim utusan dari sorga dan menyelamatkan aku, mencela orang-orang yang menginjak-injak aku. Sela Kiranya Allah mengirim kasih setia dan kebenaran-Nya.

57:4
 
(57-5) Aku terbaring di tengah-tengah singa yang suka menerkam anak-anak manusia, yang giginya laksana tombak dan panah, dan lidahnya laksana pedang tajam.

57:5
 
(57-6) Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi!

57:6
 
(57-7) Mereka memasang jaring terhadap langkah-langkahku, ditundukkannya jiwaku, mereka menggali lobang di depanku, tetapi mereka sendiri jatuh ke dalamnya. Sela

57:7
 
(57-8) Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap; aku mau menyanyi, aku mau bermazmur.

57:8
 
(57-9) Bangunlah, hai jiwaku, bangunlah, hai gambus dan kecapi, aku mau membangunkan fajar!

57:9
 
(57-10) Aku mau bersyukur kepada-Mu di antara bangsa-bangsa, ya Tuhan, aku mau bermazmur bagi-Mu di antara suku-suku bangsa;

57:10
 
(57-11) sebab kasih setia-Mu besar sampai ke langit, dan kebenaran-Mu sampai ke awan-awan.

57:11
 
(57-12) Tinggikanlah diri-Mu mengatasi langit, ya Allah! Biarlah kemuliaan-Mu mengatasi seluruh bumi!

 

Mazmur 58

58:1   Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Jangan memusnahkan. Miktam dari Daud. (58-2) Sungguhkah kamu memberi keputusan yang adil, hai para penguasa? Apakah kamu hakimi anak-anak manusia dengan jujur?

58:2
 
(58-3) Malah sesuai dengan niatmu kamu melakukan kejahatan, tanganmu, menjalankan kekerasan di bumi.

58:3
 
(58-4) Sejak lahir orang-orang fasik telah menyimpang, sejak dari kandungan pendusta-pendusta telah sesat.

58:4
 
(58-5) Bisa mereka serupa bisa ular, mereka seperti ular tedung tuli yang menutup telinganya,

58:5
 
(58-6) yang tidak mendengarkan suara tukang-tukang serapah atau suara pembaca mantera yang pandai.

58:6
 
(58-7) Ya Allah, hancurkanlah gigi mereka dalam mulutnya, patahkanlah gigi geligi singa-singa muda, ya TUHAN!

58:7
 
(58-8) Biarlah mereka hilang seperti air yang mengalir lenyap! Biarlah mereka menjadi layu seperti rumput di jalan!

58:8
 
(58-9) Biarlah mereka seperti siput yang menjadi lendir, seperti guguran perempuan yang tidak melihat matahari.

58:9
 
(58-10) Sebelum periuk-periukmu merasakan api semak duri, telah dilanda-Nya baik yang hidup segar maupun yang hangus.

58:10
 
(58-11) Orang benar itu akan bersukacita, sebab ia memandang pembalasan, ia akan membasuh kakinya dalam darah orang fasik.

58:11
 
(58-12) Dan orang akan berkata: "Sesungguhnya ada pahala bagi orang benar, sesungguhnya ada Allah yang memberi keadilan di bumi."
Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia (c) LAI 1974

Menjadi Gereja yang Mulia dan Misioner

GKY BSD

Giat Kerja Bagi Yesus Bertumbuh Setia & Dinamis

2016: Memenangkan, Memuridkan, Mengutus (3M) • 2017: Gereja yang Menjadi dan Menjadikan Murid • 2018: Diperlengkapi sebagai Murid Kristus

Acara Gerejawi

Tema 2018