• Hubungi kami! 021 538 2274
  • Email kami! This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Kembali Menyayangi

Kamis, 9 November 2017

Pasal terakhir Kitab Mikha kembali memaparkan kebebalan bangsa Israel. Di satu sisi, akhlak orang Israel merosot sampai titik nadir paling bawah. Orang saleh, orang jujur, dan orang yang mengasihi Tuhan sudah tidak ada lagi. Bahkan, kerabat, teman dan keluarga pun tidak lagi dapat dipercaya. Betapa mengerikan situasi demikian! Tidak ada hal yang baik dari kehidupan mereka! Di sisi lain, Mikha tetap mempercayai Tuhan yang memiliki anugerah dan kasih setia yang tidak terpengaruh oleh ketidaksetiaan Israel. Selalu ada pengharapan jika kita berpaling kepada Tuhan.
Dengan merendahkan diri, Sang Nabi mengakui segala dosa Israel. Nabi Mikha mengakui dosa-dosa umat Israel dan memohon agar belas kasihan Tuhan kembali dicurahkan. Nabi Mikha berharap agar Tuhan kembali menyayangi umat-Nya, mau menggembalakan kembali umat-Nya, tidak mempertahankan murka-Nya, bahkan menghapus segala dosa mereka serta mengampuni dan memulihkan mereka. Permohonanan Nabi Mikha dalam 7:14-20 itu sangat indah!
Bila kita terpuruk karena dosa, marilah kita datang dengan rendah hati kepada Tuhan. Marilah kita mengingat bahwa Tuhan (sebagai Allah yang penuh dengan anugerah dan kasih setia) tidak akan meninggalkan perbuatan tangan-Nya. Marilah kita memohon agar belas kasihan Tuhan menghapus segala dosa kita dan mengampuni serta memulihkan keadaan kita. Tuhan adalah Sang Gembala yang menuntun hidup kita. Semoga Tuhan kembali menyayangi kita dengan kasih yang tak berkesudahan. Apakah Anda pernah mengalami pemulihan dan kasih Allah saat Anda terpuruk karena dosa? [FW]
 

“Biarlah Ia kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut.”

Mikha 7:19-20

Mikha 7

7:1   Celaka aku! Sebab keadaanku seperti pada pengumpulan buah-buahan musim kemarau, seperti pada pemetikan susulan buah anggur: tidak ada buah anggur untuk dimakan, atau buah ara yang kusukai.

7:2
 
Orang saleh sudah hilang dari negeri, dan tiada lagi orang jujur di antara manusia. Mereka semuanya mengincar darah, yang seorang mencoba menangkap yang lain dengan jaring.

7:3
 
Tangan mereka sudah cekatan berbuat jahat; pemuka menuntut, hakim dapat disuap; pembesar memberi putusan sekehendaknya, dan hukum, mereka putar balikkan!

7:4
 
Orang yang terbaik di antara mereka adalah seperti tumbuhan duri, yang paling jujur di antara mereka seperti pagar duri; hari bagi pengintai-pengintaimu, hari penghukumanmu, telah datang, sekarang akan mulai kegemparan di antara mereka!

7:5
 
Janganlah percaya kepada teman, janganlah mengandalkan diri kepada kawan! Jagalah pintu mulutmu terhadap perempuan yang berbaring di pangkuanmu!

7:6
 
Sebab anak laki-laki menghina ayahnya, anak perempuan bangkit melawan ibunya, menantu perempuan melawan ibu mertuanya; musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.

7:7
 
Tetapi aku ini akan menunggu-nunggu TUHAN, akan mengharapkan Allah yang menyelamatkan aku; Allahku akan mendengarkan aku!

7:8
 
Janganlah bersukacita atas aku, hai musuhku! Sekalipun aku jatuh, aku akan bangun pula, sekalipun aku duduk dalam gelap, TUHAN akan menjadi terangku.

7:9
 
Aku akan memikul kemarahan TUHAN, sebab aku telah berdosa kepada-Nya, sampai Ia memperjuangkan perkaraku dan memberi keadilan kepadaku, membawa aku ke dalam terang, sehingga aku mengalami keadilan-Nya.

7:10
 
Musuhku akan melihatnya dan dengan malu ia akan menutupi mukanya, dia yang berkata kepadaku: "Di mana TUHAN, Allahmu?" Mataku akan memandangi dia; sekarang ia diinjak-injak seperti lumpur di jalan.

7:11
 
Akan datang suatu hari bahwa pagar tembokmu akan dibangun kembali; pada hari itulah perbatasanmu akan diperluas.

7:12
 
Pada hari itu orang akan menghadap engkau dari Asyur sampai Mesir, dari Mesir sampai sungai Efrat, dari laut ke laut, dari gunung ke gunung.

7:13
 
Tetapi bumi akan menjadi tandus oleh karena penduduknya, sebagai akibat perbuatan mereka.

7:14
 
Gembalakanlah umat-Mu dengan tongkat-Mu, kambing domba milik-Mu sendiri, yang terpencil mendiami rimba di tengah-tengah kebun buah-buahan. Biarlah mereka makan rumput di Basan dan di Gilead seperti pada zaman dahulu kala.

7:15
 
Seperti pada waktu Engkau keluar dari Mesir, perlihatkanlah kepada kami keajaiban-keajaiban!

7:16
 
Biarlah bangsa-bangsa melihatnya dan merasa malu atas segala keperkasaan mereka; biarlah mereka menutup mulutnya dengan tangan, dan telinganya menjadi tuli.

7:17
 
Biarlah mereka menjilat debu seperti ular, seperti binatang menjalar di bumi; biarlah mereka keluar dengan gemetar dari kubunya, dan datang kepada TUHAN, Allah kami, dengan gentar, dengan takut kepada-Mu!

7:18
 
Siapakah Allah seperti Engkau yang mengampuni dosa, dan yang memaafkan pelanggaran dari sisa-sisa milik-Nya sendiri; yang tidak bertahan dalam murka-Nya untuk seterusnya, melainkan berkenan kepada kasih setia?

7:19
 
Biarlah Ia kembali menyayangi kita, menghapuskan kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir laut.

7:20
 
Kiranya Engkau menunjukkan setia-Mu kepada Yakub dan kasih-Mu kepada Abraham seperti yang telah Kaujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang kami sejak zaman purbakala!
Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia (c) LAI 1974

Menjadi Gereja yang Mulia dan Misioner

GKY BSD

Giat Kerja Bagi Yesus Bertumbuh Setia & Dinamis

Memenangkan, Memuridkan, Mengutus (3M)

Acara Gerejawi

Tema 2017