• Hubungi kami! 021 538 2274
  • Email kami! This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Roh Kudus Meneguhkan Misi

(Pra-Pentakosta)

Jumat, 2 Juni 2017

Misi yang ditugaskan Tuhan Yesus kepada para murid-Nya (dan sekarang menjadi tugas setiap orang percaya) adalah menjadikan semua bangsa sebagai murid Kristus (Matius 28:19-20). Untuk melaksanakan misi itu, Tuhan Yesus meletakkan tonggak misi di Yerusalem, seluruh Yudea dan Samaria, lalu ujung bumi (Kisah Para Rasul 1:8). Sayangnya, salah satu penghambat misi adalah keyakinan orang Yahudi bahwa merekalah umat pilihan Tuhan, sedangkan orang bukan Yahudi bukan umat pilihan Tuhan. Para murid Tuhan Yesus—yang adalah orang Yahudi—sulit memahami bahwa berita Injil (kabar baik tentang Yesus Kristus sebagai Juruselamat manusia) juga dimaksudkan bagi orang bukan Yahudi. Oleh karena itu, Roh Kudus memberi tanda untuk meneguhkan misi.
Pemberitaan Injil (PI) di Yerusalem oleh Rasul Petrus ditandai oleh munculnya bahasa-bahasa lain (bahasa yang dimengerti semua orang, Kisah Para Rasul 2:4-8). PI ke seluruh Yudea dan Samaria oleh jemaat di Yerusalem yang tersebar karena penganiayaan (8:1, 4), khususnya oleh Filipus yang mengunjungi Samaria (8:5), diteguhkan oleh penumpangan tangan yang dilakukan Rasul Petrus dan Rasul Yohanes, serta ditandai penerimaan Roh Kudus (8:14-17) yang disertai tanda yang bisa dilihat oleh Simon (8:18). PI kepada Kornelius dan orang bukan Yahudi yang berkumpul di rumahnya ditandai oleh turunnya Roh Kudus yang disertai tanda yang kelihatan (10:45). Dalam bacaan Alkitab hari ini, “murid” yang dijumpai Rasul Paulus adalah orang yang bertobat karena berita yang belum lengkap yang disampaikan oleh Yohanes Pembaptis. Koreksi terhadap berita itu diteguhkan oleh turunnya Roh Kudus yang ditandai dengan bahasa Roh (18:6). Tanda yang menyertai PI bisa beraneka ragam, termasuk perubahan pola hidup. Sebutkan tanda yang pernah muncul dalam misi di gereja Anda! [P]
 

1 Korintus 14:22

“Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, ..., tetapi untuk orang yang tidak beriman, sedangkan karunia untuk bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman.”

Kisah Para Rasul 19:1-12


19:1
 
Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid.

19:2
 
Katanya kepada mereka: "Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus."

19:3
 
Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes."

19:4
 
Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus."

19:5
 
Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.

19:6
 
Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.

19:7
 
Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang.

19:8
 
Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar dengan berani. Oleh pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan Allah.

19:9
 
Tetapi ada beberapa orang yang tegar hatinya. Mereka tidak mau diyakinkan, malahan mengumpat Jalan Tuhan di depan orang banyak. Karena itu Paulus meninggalkan mereka dan memisahkan murid-muridnya dari mereka, dan setiap hari berbicara di ruang kuliah Tiranus.

19:10
 
Hal ini dilakukannya dua tahun lamanya, sehingga semua penduduk Asia mendengar firman Tuhan, baik orang Yahudi maupun orang Yunani.

19:11
 
Oleh Paulus Allah mengadakan mujizat-mujizat yang luar biasa,

19:12
 
bahkan orang membawa saputangan atau kain yang pernah dipakai oleh Paulus dan meletakkannya atas orang-orang sakit, maka lenyaplah penyakit mereka dan keluarlah roh-roh jahat.

Teks Alkitab Terjemahan Baru Indonesia (c) LAI 1974

Menjadi Gereja yang Mulia dan Misioner

GKY BSD

Giat Kerja Bagi Yesus Bertumbuh Setia & Dinamis

Memenangkan, Memuridkan, Mengutus (3M)

Acara Gerejawi

Tema 2017